You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PJ Sekda Tinjau Peternakan Sapi Perah di Sentra UPH Olahan Susu Swadaya Pondok Ranggon
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Tinjau Peternakan Sapi Perah di Pondok Ranggon

Pejabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) DKI Jakarta, Sri Haryati beserta jajarannya melakukan kegiatan expose sapi perah dalam rangka panen pedet (anak sapi) di Sentra UPH Olahan Susu Swadaya, Komplek Peternakan Sapi Perah, Jalan Sapi Perah, RT 01/ 02, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.

Ini sangat membanggakan. Bayangkan di tengah Jakarta, kita masih punya kawasan sapi perah,

Pada kesempatan itu, Sri beserta rombongan tidak hanya meninjau tempat produksi susu olahan, tapi juga melihat secara langsung peternakan pedet sekaligus ikut melakukan inseminasi buatan (kawin suntik) pada tiga sapi betina.

"Ini sangat membanggakan. Bayangkan di tengah Jakarta, kita masih punya kawasan sapi perah. Saya juga bangga karena tidak berhenti di sapi perah, tapi sudah masuk ke produk olahan," ujar Sri di lokasi, Sabtu (21/11).

Peternak Sapi Pondok Ranggon Panen Pedet

Sri mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI akan terus mengapresiasi dan mendukung Sentra UPH Olahan Susu Swadaya agar berkembang lebih baik ke depannya.

"Kita akan berikan bantuan sarana dan pemasaran yang diperlukan para pelaku usaha di sini," ucapnya.

Dalam kegiatan ini, Kepala BPOM DKI Jakarta, Safriansyah secara simbolis juga menyerahkan sertifikat izin edar olahan terhadap Sentra UPH Olahan Susu Swadaya.

"Produk olahan susu ini termasuk berisiko tinggi. Sehingga sangat ketat proses pengolahannya sampai dikemas dan diedarkan," ucapnya.

Di tempat yang sama, Pembina Kelompok Tani Ternak Sapi Perah Swadaya Pondok Ranggon, Bahroji menuturkan, pihaknya menyiapkan waktu sekitar satu bulan untuk memenuhi sejumlah persyaratan agar bisa mendapatkan sertifikat izin edar dari BPOM DKI Jakarta. 

"Suatu kebanggaan bagi kami. Karena bisa dikatakan di Jakarta produk susu olahan yang memiliki izin edar dari BPOM itu baru kami," tuturnya.

Bahroji mengungkapkan, dari hasil produk susu olahan di tempat ini, ada sejumlah varian yang sudah lulus uji BPOM DKI. Misalnya produk susu olahan Milkyplush, Razsmilk, De5mutiyara dan Bahro.

"Untuk varian yang sudah diserahkan sertifikatnya ada lima," akunya.

Ia nenambahkan, di tempat ini terdapat 768 ekor sapi perah yang terdiri 507 sapi dewasa, 152 sapi dara dan 109 pedet dengan produksi susu mencapai 3.500-4.000 liter per hari.

Bahroji pun menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur atas dukungan dan bantuan dari Pemprov DKI Jakarta terhadap Sentra UPH Olahan Susu Swadaya selama ini.

"Kami tentu sangat berbahagia. Karena ini sebagai bukti bahwa kami di sini mendapat perhatian yang serius dari pemerintah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

    access_time27-03-2026 remove_red_eye1425 personTiyo Surya Sakti
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1364 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1147 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye963 personFolmer
  5. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye933 personDessy Suciati